Kamis, 01 Juni 2017

Di Hari Pancasila, Napi Teroris Umar Patek Mengikuti Upacara

segalainformasi.comDi Hari Pancasila Napi Teroris Umar Patek Mengikuti Upacara - Narapidana (napi) teroris, Umar Patek, mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila. Umar mengikuti upacara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas I Surabaya di Porong tempatnya ditahan.

Menurut Kalapas Kelas I Surabaya di Porong Riyanto, meski tetap berstatus warga binaan pemasyarakatan (WBP), para napi memiliki kewajiban yang serupa untuk memelihara kesatuan dan persatuan NKRI dan juga memelihara Pancasila sebagai idelogi dan dasar negara. Mereka terhitung mengikuti program pembinaan terhitung pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara.


Di Hari Pancasila, Napi Teroris Umar Patek Mengikuti Upacara


"Salah satunya adalah kesibukan mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila. Kami hargai itu bahkan niatnya untuk mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila bersama dengan kesadarannya sendiri," kata Riyanto kepada wartawan, Kamis (1/06/2017).

Masih kata Riyanto, sehari-hari Umar terhitung bersosialisasi seperti napi lainnya. Umar terhitung menghargai, memelihara kerukunan dan kebersamaan. Umar terhitung mengikuti program pembinaan terlebih program kerohanian keagamaan.

"Apalagi di bulan suci Ramadan ini, yang perihal menggerakkan puasa Ramadan dan salat tarawih berjamaah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Jawa Timur Harun Sulianto mengaku senang mendengar kabar terdapatnya napi teroris yang mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

"Saya amat mengapresiasi kinerja teman-teman di Lapas Porong dan Lapas Lamongan," ujarnya. 

Harun menambahkan, untuk Umar sesungguhnya sudah lebih dari satu kali mengikuti upacara 17 Agustus dan bertugas sebagai pengibar bendera. Berdasarkan informasi, sesungguhnya Umar memiliki kenangan berkaitan Pancasila.

"Dulu pas tetap sekolah di tidak benar satu SMA di Jawa Tengah, dia sering mengikuti lomba cerdas detil Pedoman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4) dan langganan juara," katanya.

Umar Patek merupakan anggota berasal dari Jemaah Islamiyah dan terlibat dalam bom di Bali pada th. 2002. Umar divonis penjara selama 20 th. akibat perbuatannya itu.  

Sumber Referensi :
https://news.detik.com/berita/d-3517598/napi-teroris-umar-patek-ikuti-upacara-hari-lahir-pancasila

Informasi terbaru hari ini mengenai berita indonesia, sepakbola, moto gp, kesehatan, berita internasional dan lain-lain.


EmoticonEmoticon